Lautaro Martinez Tak Boleh Tinggalkan Inter Sebelum Raih Trofi

Lautaro Martinez belakangan ini dikaitkan dengan Barcelona, namun Ruben Sosa selaku mantan pemain Inter Milan menyarankan bintang Argentina tersebut untuk lebih dulu memenangkan trofi bersama Nerazzurri.

Musim panas 2018 menjadi perpindahan perdana bagi Lautaro Martinez, dari Racing Club menuju ke Inter Milan. Otomatis, Nerazzurri menjadi tim Eropa pertama yang dibelanya. Sayang, pada musim debut, Lautaro Martinez jarang mendapat kesempatan tampil.

Hal tersebut dikarenakan Inter Milan masih punya Mauro Icardi yang jadi andalan. Tapi sejak kepergian Icardi ke PSG pada musim panas kemarin, pemain berusia 22 tahun pun mengisi pos lini serang bersama Romelu Lukaku.

Musim ini, Lautaro Martinez tampil ciamik, mencetak 16 gol dari 31 penampilannya di semua ajang untuk Inter milan. Yang bersangkutan pun diyakini akan jadi incaran sejumlah raksasa Eropa.

Menurut laporan, Barcelona menjadikan Lautaro sebagai salah satu target transfer teratas mereka. Pemain berusia 22 tahun itu bakal diplot sebagai pengganti jangka panjang Luis Suarez. Akan tetapi, Ruben Sosa berharap agar Lautaro Martinez tetap di Inter Milan.

Bergabung dengan tim sebesar Barcelona menurutnya tak pernah mudah, setidaknya Lautaro harus membuktikan diri dulu di Inter Milan dengan meraih trofi juara.

“Saya pikir dia harus tetap di Inter, dia adalah juara dan ketika Anda bermain untuk tim-tim besar Italia Anda harus memenangkan sesuatu. Sebelum pergi, Anda harus membuat tanda,” kata Sosa kepada stasiun radio Italia Radio Musica Television.

Ruben Sosa sendiri adalah mantan striker andalan Inter Milan di masa silam. Dia sempat sering dibandingkan dengan Diego Milito. Sosa mengakui bahwa memang ada kemiripan antara dia dengan pemain asal Argentina tersebut.

“Diego adalah striker sejati. Dia mencetak gol dengan cara apa pun, tetapi saya lebih cepat dan lebih baik dalam menembak dari jarak jauh. Kami mirip. Dia memenangkan Liga Champions, saya memenangkan Piala UEFA,”

“Meninggalkan Nerazzurri dengan gelar Eropa adalah perasaan terbaik bagi saya, mengingat bahwa para pemain dikenang karena trofi yang dimenangkan dan tidak hanya untuk gol yang dicetak.” Tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *