Guardiola Akui Kini Dia Bukan Pelatih Terbaik Dunia

Semakin berkembangnya tim-tim Eropa tak terkecuali di Inggris, membuat persaingan menuju gelar juara semakin ketat. Level kesulitan yang kian meninggi ini membuat Pep Guardiola mengakui bahwa kini dia tak layak menyandang status pelatih terbaik dunia.

Sejak memulai karirnya sebagai pelatih, Pep Guardiola memang langsung menjadi sorotan. Bagaimana tidak, debutnya di Barcelona ditandai dengan Sextuples atau Enam gelar dalam semusim, tepatnya di tahun 2009 silam.

Kemudian, Pep juga sempat sukses bersama Bayern Munchen dan sekarang dia menangani Manchester City. Total, Guardiola hingga kini sudah meraih delapan gelar liga bersama tiga tim berbeda, serta dua trofi Liga Champions Eropa bersama Barcelona.

Tak heran jika orang-orang menyebut pelatih asal Spanyol itu sebagai salah satu pelatih terbaik dunia. Namun, sekarang situasinya cukup berbeda di Manchester city. Musim ini, Pep hampir pasti kehilangan gelar premier League.

Pasalnya, Manchester City yang dibesutnya sudah tertinggal 22 poin dari pemuncak klasemen sementara, Liverpool . Hal inilah yang membuat Pep Guardiola merasa bahwa dia bukan lagi pelatih terbaik dunia.

Namun, sedari masih menangani Barcelona, Pep memang tidak pernah merasa bahwa dia adalah pelatih terbaik.

“Dulu saya pernah (Menjadi pelatih terbaik dunia). Apa itu pelatih terbaik di dunia? Saya tak merasa saya yang terbaik, tak pernah dalam hidup saya,” Demikian kata Pep Guardiola kepada Sky Sports.

Lebih lanjut, mantan pelatih Bayern Munchen ini menegaskan bahwa kesuksesan tim bukan hanya karena racikan taktik dari pelatih, tapi juga karena para pemain yang bekerja sama sebagai tim.

“Ketika saya meraih enam gelar beruntun di Barcelona dan meraih treble, saya tak pernah merasa demikian. Saya juara karena saya memiliki para pemain luar biasa di klub besar,” tandasnya.

Bahkan pep juga mengakui bahwa dia tidak akan mampu meraih gelar juara jika tanpa dukungan para pemain yang luar biasa.

“Ada para pelatih hebat, mereka tak memiliki pemain ini, mereka tak memiliki klub besar ini. Saya pelatih bagus tapi bukan yang terbaik. Berikan saya tim yang tak seperti Manchester City, saya tak akan juara,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *