Penulis: admin

Meski Pernah Menang, MU Disarankan Tak Anggap Remeh Leeds United

Meski Pernah Menang, MU Disarankan Tak Anggap Remeh Leeds United

Salah seorang penggawa andalan Manchester United, Freed menyarankan rekan-rekannya untuk tidak memandang sebelah mata Leeds United saat bersua akhir pekan besok.

Sebagaimana diketahui, Manchester United memang akan bertandang ke Elland Road Stadium guna memainkan Matchdays ke-33 Premier League melawan tuan rumah Leeds United.

Faktanya, ini adalah pertemuan kedua antara Manchester United melawan Leeds United di musim 2020/21 ini. Pada pertemuan pertama di Old Trafford, skuat arahan Marcelo Bielsa dibabat habis Setan Merah dengan skor telak 2-6. DAFTAR SBOBET

Soal kemenangan besar dalam pertandingan tersebut, gelandangn Manchester United, Fred mengakui bahwa timnya memang tampil luar biasa saat itu.

“Saya tidak tahu apakah laga itu merupakan penampilan terbaik kami, namun hasil 6-2 itu merupakan hasil yang bagus,” kata Fred di laman resmi MU.

Namun, di satu sisi Fred juga menegaskan bahwa sebenarnya Leeds United memberikan perlawanan yang cukup sengit sejak menit pertama dalam pertandingan tersebut, hanya saja Setan Merah sukses mengantisipasi performa apik tim tamu.

“Mereka adalah alwan yang sangat sulit untuk dihadapi. Mereka bermain dengan intensitas tinggi, mereka sangat kuat dan terus menyerang,”

“Pada laga itu, kami berhasil menang karena terbantu dua gol awal Scott [McTominay] sehingga kami bisa mengontrol jalannya pertandingan,” tambahnya.

Karena alasan tersebutlah, pemain asal Brazil merasa bahwa Leeds United sama sekali tak layak untuk diremehkan pada pertemuan kedua di Elland Road akhir pekan besok. Fred mengaku timnya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk partai tersebut.

“Kami sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan ini. Kami tahu cara mereka bermain, dan kami akan memberikan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan ini,” ujarnya.

Kemenangan tentu saja penting bagi Manchester United dalam pertandingan nanti, dimana dengan begitu mereka juga berpeluang memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Manchester City.

Sedangkan di satu sisi, Leeds United memang bukan lawan yang mudah. Akhir pekan kemarin mereka berhasil menahan imbang Liverpool, bahkan pernah juga mengalahkan Manchester City beberapa pekan lalu.

Tottenham Hotspur Resmi Pecat Jose Mourinho

Tottenham Hotspur Resmi Pecat Jose Mourinho

Setelah kurang dari satu setengah musim, pada akhirnya Jose Mourinho harus menyudahi kisahnya sebagai pelatih Tottenham Hotspur. Ya, pria asal Portugal tersebut baru saja resmi dipecat dari kursi pelatih Tottenham Hotspur.

Adapun, Jose Mourinho sendiri mulai menangani Tottenham Hotspur sejak Noveber 2019 lalu. Saat itu, pria asal Portugal memang ditunjuk untuk menggantikan Mauricio Pochettino yang sebelumnya didepak dari kursi manajer.  POKER ONLINE TERPERCAYA 2021

Sejak saat itu sampai sekarang, mantan pelatih Real Madrid ini memang belum mampu membawa Tottenham tampil mengesankan, bahkan saat ini The Lily Whites masih terjebak di peringkat ke-7 pada klasemen sementara Premier League.

Situasi tersebut tampaknya tak disukai oleh manajemen klub yang akhirnya mengambil keputusan tegas dengan mendepak Mourinho dari kursi manajer.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Tottenham Hotspur lewat pernyataan resminya, dimana Mourinho beserta para staffnya telah resmi dipecat.

“Pihak klub mengumumkan bahwa Jose Mourinho dan para staff pelatihnya, Joao Sacramento, Nuno Santos, Carlos Lalin dan Giovanni Cerra telah dibebaskan dari tugas mereka,” bunyi pernyataan resmi Tottenham.

Chairman Tottenham Hotspur, Daniel Levy mengakui bahwa sebenarnya dia cukup senang bekerja dengan Jose Mourinho, hanya saja hasilnya memang tak sesuai harapan sehingga tak banyak yang bisa dilakukan.

“Jose dan para staff pelatihnya telah bersama kami di saat-saat tersulit klub ini. Jose adalah seorang pelatih profesional yang menunjukkan kegigihannya selama pandemi,”

“Di level personal, saya sangat senang bekerja dengannya dan saya menyayangkan bahwa segalanya tidak berjalan dengan baik. Namun ia selalu diterima di klub ini, dan kami berterima kasih atas kontribusi yang ia dan tim pelatihnya berikan,” demikian pernyataan resmi Daniel Levy.

Mengingat saat ini sudah memasuki akhir musim, Tottenham masih belum akan menunjuk pelatih baru. Untuk sementara itu, klub akan mempercayakan posisi manajer kepada Ryan Mason, namun itu sifatnya hanya sementara saja.

Banyak yang percaya bahwa pihak Tottenham Hotspur baru akan mencari manajer anyar pada musim panas mendatang, tepatnya setelah kampanye musim 2020/21 ini berakhir.

Rodrigo Bentancur Masih Pede Juve Kejar Inter Milan

Rodrigo Bentancur Masih Pede Juve Kejar Inter Milan

Salah seorang gelandang andalan Juventus, Rodrigo Bentancur merasa masih ada peluang bagi timnya untuk mengejar jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Inter Milan.

Juventus sendiri baru saja berhasil mengantongi tiga poin tambahan pada Giornata ke-30 Serie A Italia musim 2020/21 ini usai mengalahkan Genoa dengan skor telak 3-1.

Berkat kemenangan tersebut, sang juara bertahan saat ini sudah mengumpulkan tak kurang dari 62 poin dalam 30 pertandingan. Dengan jumlah tersebut, faktanya Juventus hanya tertinggal satu poin saja dari AC Milan yang menempati urutan ke-2.

Meski demikian, Juventus juga masih terpaut cukup jauh yakni 12 poin dari Inter Milan yang ada di puncak klasemen. Meski jarak yang memisah cukup jauh, Peluang Bianconeri untuk menyalip Nerrazurri memang belum tertutup sepenuhnya.

Ya tentu saja secara matematis masih ada peluang bagi Juventus untuk mengejar jarak dengan Inter Milan, karena alasan tersebut Rodrigo Bentancur masih ogah mengibarkan bendera putih dalam perburuan Scudetto musim ini.

“Bagaimanapun, bahkan Scudetto, meskipun itu jauh, secara matematis masih dalam jangkauan kita. Kami harus terus memenangkan setiap pertandingan agar bisa mencapai hasil maksimal di akhir musim,” cetusnya pada Sky Sport Italia.

Lebih lanjut, meskipun merasa senang dengan kemenangan yang diraih timnya atas Genoa, tapi Bentancur tak sepenuhnya puas karena tim lawan mampu mencetak satu gol balasan di babak kedua. DAFTAR POKER ONLINE TERBARU 2021

Terlepas dari itu, pemain Uruguay ini percaya pelatih Andrea Pirlo akan segera memperbaiki hal tersebut.

“Di babak pertama kami melakukannya dengan sangat baik dalam hal mentalitas. Kami banyak berkembang, tapi kami masih harus menjadi lebih baik. Di babak kedua kami menurun, kami menyerahkan bola dan kebobolan,”

“Kami tahu kami harus melakukan pekerjaan di babak pertama selama pertandingan berlangsung. Pirlo belum memberi tahu apa-apa tentang ini sekarang, tapi ia pasti akan melakukannya pada hari Selasa, saat kami kembali berlatih,” seru Bentancur.

Adapun dalam pertandingan selanjutnya, Juventus akan berhadapan dengan lawan yang cukup kuat yakni Atalanta.

Gerard Pique Bertekad Pulih Sebelum El Clasico Jilid 2

Gerard Pique Bertekad Pulih Sebelum El Clasico Jilid 2

Pertandingan El Clasico selalu memiliki tempat yang spesial di hati para pemain Barcelona, tak terkecuali pemain senior seperti Gerard Pique. Untuk itulah sang bek bertekad pulih cepat agar bisa tampil dalam pertandingan melawan Real Madrid.

Sebagaimana diketahui, Gerard Pique yang merupakan jantung pertahanan Barcelona telah mengalami cedera lutut yang membuatnya absen selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Cedera tersebut sendiri didapati sang pemain dalam pertandingan leg kedua semifinal Copa Del Rey melawan Sevilla pada bulan Maret lalu.

Tentu saja cedera tersebut membuat Pique harus melewatkan beberapa pertandingan, tapi untung saja tidak begitu banyak laga bersama Barcelona yang dia lewati dikarenakan jeda Internasional sempat berlangsung akhir bulan kemarin.

Meski demikian, kondisi sang bek sampai saat ini belum pulih betul, belum ada kejelasan tentang kapan Pique pulih sepenuhnya dan menjalani comeback.

Yang jelas, Barcelona sendiri masih ditunggu beberapa pertandingan penting, termasuk diantaranya duel melawan sang rival abadi, Real Madrid dalam lanjutan La Liga Spanyol pada Minggu Besok (11/04).

Terkait dengan pertandingan tersebut, Gerard Pique berharap dirinya bisa pulih dan tampil dalam pertandingan yang dikenal dengan istilah ‘El Clasico’.

“Saya akan mencoba agar bisa main melawan Real Madrid. Saya menjalaninya dari hari ke hari. Saya mencoba pulih sesegera mungkin, tapi bukan cuma karena akan menghadapi Real Madrid.” ujar Gerard Pique seperti dikutip Marca.

Kehadiran Pique tentu saja diharapkan juga oleh skuat Barcelona karena bagaimanapun pasukan Ronald Koeman masih berjuang merebut puncak klasemen dari tangan Atletico Madrid.

Sebagai informasi, saat ini raksasa Catalan berada di peringkat ke-2 pada klasemen sementara. DI posisi tersebut, Lionel Messi dan kolega sudah mengumpulkan 62 poin dari 28 pertadingan musim ini.

Dengan raihan 62 poin itu, Barcelona masih tertinggal empat angka dari Atletico Madrid yang sekarang memimpin klasemen.

Selain La Liga, Barca juga masih berpeluang meraih gelar Copa Del Rey. Sedangkan peluang mereka di Liga Champions telah kandas sejak kekalahan telak dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar.

DAFTAR SITUS ONLINE JUDI TERBAIK

Van Nistelrooy Tegaskan Tak Mudah Jadi Striker MU

Van Nistelrooy Tegaskan Tak Mudah Jadi Striker MU

Legenda Belanda, Ruud Van Nistelrooy belum lama ini berbagi sedikit tentang pengalamannya saat masih menjadi pemain Manchester United. Yang bersangkutan pun mengakui bahwa tidak mudah mengemban tugas sebagai Striker Setan Merah.

Seperti diketahui, Manchester United memang memiliki masalah yang bisa dikatakan cukup serius pada lini serang mereka saat ini, pasalnya klub tidak memiliki penyerang tengah yang berkualitas selama beberapa tahun terakhir.

Setelah Romelu Lukaku memutuskan hengkang ke Inter Milan dua tahun lalu, Solskjaer lebih sering mengandalkan Anthony Martial untuk jadi penyerang tengah, namun performa pemain Prancis kurang menggigit pada posisi tersebut.

Tentu saja ini sangat disayangkan karena dalam sejarahnya, Manchester United selalu memiliki barisan penyerang tengah yang jempolan, sebut saja salah satunya Ruud Van Nistelrooy.

Legenda asal Belanda tersebut telah diakui sebagai salah satu striker tersukses dalam sejarah Manchester United, dimana dia mempersembahkan sejumlah gelar untuk Setan Merah.

Namun, Nistelrooy sendiri menegaskan bahwa tidak pernah mudah bagi siapapun mengemban tugas sebagai ujung tombak Manchester United.

“Ya, menjadi penyerang United itu membutuhkan tanggung jawab yang besar,” kata Van Nistelrooy kepada FIVE.

Tekanan yang dirasakan pada posisi tersebut sangat berat, mengingat Manchester United sendiri adalah klub besar yang diharapkan selalu bisa meraih gelar juara tiap musimnya dan memenangkan tiap laga.

“Ketika anda pertama kali datang ke klub, semua orang menyambut anda dengan baik. Semua orang memberikan aura yang positif dan itu hanya permulaan saja,”

“Setelah satu atau tdua musim, anda mulai merasakan tekanannya. Anda mulai merasa bahwa anda punya tanggung jawab yang besar di setiap pertandingan,”

Bagi Nistelrooy, tekanan berat baru dirasakan seorang striker ketika dia tidak bisa mencetak gol dalam jangka waktu yang lama.

“Anda akan mendapatkan tekanan yang besar, terutama ketika ekspektasi pada anda semakin besar dan ada juga media yang mengamati anda,”

“Satu pertandingan anda tidak mencetak gol maka itu akan menjadi masalah besar. Inilah tekanan yang harus dihadapi dan ada tanggung jawab yang besar harus anda emban,” ujarnya. DAFTAR SBOBET TERBARU 2021

Celotehan Jose Mourinho Jelang Duel Lawan Arsenal

Celotehan Jose Mourinho Jelang Duel Lawan Arsenal

Akhir pekan besok, akan ada pertandingan menarik antara dua klub London Utara, yakni Arsenal melawan Tottenham Hotspur. Nah, jelang duel tersebut Jose Mourinho selaku pelatih Tottenham mengungkapkan ‘celotehannya’.

Adapun, Tottenham Hotspur dan Arsenal memang merupakan rival sekota, mengingat mereka sama-sama merupakan klub London Utara. Setiap pertemuan derby London Utara, laga selalu diwarnai dengan tensi tinggi.

Pada kampanye musim 2020/21 ini, Arsenal tidak begitu bagus di ajang Premier League, mereka berada di posisi ke-10, atau tertinggal 7 poin dari Tottenham Hotspur yang menduduki peringkat ke-7.

Namun tentu saja, The Gunners masih bisa mengejar ketertinggalan ini sebelum kampanye musim 2020/21 ini berakhir, terlebih kedua tim akan saling berhadapan dalam lanjutan Premier League.

Duel tersebut sendiri rencananya akan digelar pada Minggu besok, 14 Maret 2021.

Tentu saja pertandingan nanti akan berlangsung sengit seperti biasanya, terlebih lagi Arsenal kerap kali memberikan kesulitan bagi tim-tim papan atas.

Mengenai itu, manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho tidak merasa bahwa duel nanti sebagai duel yang akan seru bagi kedua tim, hal tersebut karena Arsenal saat ini masih berjuang di klasemen bawah.

“Saya melihat ke atas, tidak melihat ke bawah. Jika Arsenal unggul tujuh poin di atas kami, saya akan melihat mereka. Tapi karena kami unggul tujuh poin dari mereka, saya tidak melihat ke bawah,”

“Namun pada saat yang bersamaan, kami selalu melihat ke laga berikutnya. Dan jika alih-alih Arsenal itu [Aston] Villa atau Newcastle, pertandingan berikutnya rasanya sama,” ujar Mourinho dikutip dari Metro.

Profil Bruno Fernandes – Kendati begitu, pelatih asal Portugal tidak bermaksud untuk tidak hormat terhadap Arsenal, apalagi selama ini The Gunners adalah salah satu tim yang memiliki nama besar di Premier League.

“Saya ingin bersikap hormat, tidak ingin mengarah ke sana. Saya sangat bangga bisa berada di Tottenham. Saya merasa setiap harinya bahwa saya bekerja di klub besar,”

“Namun, terlepas dari persaingan antara kami dan Arsenal, saya ingin tetap menghormati. Arsenal adalah klub besar dengan sejarah besar, seperti kami, mereka tengah berusaha membangun masa depan yang lebih baik. Saya menghormati mereka,” pungkasnya.

Liverpool Tidak Bisa Jor-Joran Seperti Chelsea

Chelsea bergerak cepat pada bursa transfer musim panas ini dengan merekrut beberapa pemain anyar. Mengenai hal tersebut, Jurgen Klopp selaku pelatih Liverpool bisa memastikan bahwa timnya tidak akan mengikuti jejak sang rival.

Juara Premeir League musim 2019/20 tersebut memang tergolong pasif belanja pemain di bursa transfer musim panas ini. Mereka hanya mendatangkan bek baru, Kostas Tsimikas yang ditebus seharga 20 juta Poundsterling dari Olympiakos.

Sedangkan di sisi lain, Chelsea sudah menghabiskan hampir 150 Juta Poundsterling untuk merekrut tiga pemain baru, diantaranya Timo Werner, Hakim Ziyech dan terbaru Ben Chilwell yang dibeli dari Leicester City.

Dikatakan pelatih Jurgen Klopp bahwa saat ini kondisi keuangan Liverpool sedang tidak lancar terlebih untuk mendatangkan beberapa pemain di bursa transfer.

Hal ini disebabkan pandemi Virus Corona yang masih berlangsung, dimana situasi tersebut membuat klub kehilangan pemasukan dari penjualan tiket pertandingan.

“Sekarang kita berada di pandemi corona, dan kami harus berpikir lima kali sebelum membuat transfer,” beber Klopp kepada Servus TV.

Apa yang dilakukan Liverpool hanyalah tindakan preventif, mengingat tidak ada yang tahu kapan Pandemi ini akan berakhir.

“Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi setelah pandemi ini selesai. Jadi kami harus memperhatikan aspek finansial kami.” Tukasnya.

Pelatih asal Jerman bahkan mengaku tidak tahu berapa besaran dana yang bisa dia belanjakan di musim panas ini.

“Sejujurnya kami tidak tahu berapa banyak dana yang bisa kami belanjakan saat ini. Tidak seperti klub lain, misalnya Chelsea yang belanja dengan positif saat ini.” Tambah eks pelatih Dortmund tersebut.

Belakangan, Liverpool dikaitkan dengan beberapa pemain termasuk diantaranya Thiago Alcantara. Klopp mengakui dia menginginkan beberapa nama untuk dibeli manajemen klub, tapi secara keseluruhan dia sudah puas dengan komposisi tim sekarang.

“Saat ini ada banyak pemain yang menarik di bursa transfer, namun saya tidak bisa mengatakan siapa pemain yang menarik di mata kami. Saya pribadi sangat menyukai tim saya saat ini. Kami harus menunggu terlebih dahulu sebelum kami melakukan transfer.” ujarnya.

David Luiz turut Berperan Kepindahan Willian ke Arsenal

Willian Borges da Silva akhirnya resmi pindah ke klub rival Arsenal. Diungkapkan winger asal Brazil tersebut bahwa kepindahannya tak lepas dari peranan rekan senegaranya, david Luiz.

Spekulasi masa depan Willian di Arsenal memang sempat menggema di berbagai media Inggris dengan beberapa klub yang dikaitkan dengan sang pemain Brazil.

Hal itu bisa terjadi karena sang pemain memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di Chelsea. Dengan kata lain, Winger Brazil memutuskan untuk akhiri perjalanan karirnya di Chelsea yang telah berlangsung selama 7 tahun terakhir.

Seiring dengannya, ada beberapa raksasa Eropa yang dikaitkan dengan Willian. Tapi pada akhirnya mantan pemain Shakhtar Donetsk lebih memilih untuk pindah ke Arsenal di musim panas ini.

Nah, diungkapkan Pemain Brazil bahwa kepindahannya menuju Chelsea tak terlepas dari peranan David Luiz.

“Dia [Luiz] sangat senang saya pindah ke sini,” ujar Willian di laman resmi Arsenal.

Dengan kata lain, sang bek telah membujuknya untuk bergabung dengan Arsenal pada musim panas ini. Dia senang bisa menjadi rekan satu tim David Luiz di level klub.

“Kami bermain bersama di Tim Nasional, kami juga bermain bersama di Chelsea dan sekarang kami bermain bersama di Arsenal. Saya rasa kami bisa mencapai banyak hal hebat bersama.”

“Saya sangat senang bisa bermain dengannya lagi. Dia berkata ‘Ayo datang ke Arsenal. Saya ingin kami ke Arsenal’ dan itulah pembicaraan kami.” Tandasnya.

Sebelumnya, David Luiz dan Willian memang rekan satu tim, tepatnya saat sang bek masih membela Chelsea dulu. Bahkan saat itu, Willian juga mendapat banyak bantuan dari eks pemain Paris Saint-Germain tersebut.

“Dia adalah pria yang sangat baik dan juga pemain top dan saya antusias bermain dengannya. Dia sudah banyak membantu saya di masa lalu, di mana ia banyak membantu saya ketika saya mengalami masa sulit di Chelsea.” Tandasnya.

Di Arsenal nanti, Willian dipastikan menggunakan nomor punggung 12, berbeda dengan nomor punggung 10 yang dia kenakan di Chelsea.

Eks Pelatih Madrid: Messi Adalah Pemain Terbaik Sepanjang Masa

Meski menyandang status sebagai mantan pelatih Real Madrid, Vicente del Bosque, tak segan memuji Lionel Messi sebagai pesepak bola terbaik sepanjang sejarah sepakbola.

Selama kurang lebih dua dekade terakhir ini, memang harus diakui bahwa La Pulga merupakan satu di antara pesepak bola terbaik. Berbagai trofi juara berhasil direngkuhnya, termasuk trofi individu seperti 6 Ballon d’Or.

Selama kurang lebih 16 tahun membela Barca, Lionel Messi sukses mencetak 634 gol dan 286 assist dari 730 penampilan di seluruh ajang. 33 trofi juara juga dipersembahkan untuk Raksasa Catalan.

Raihan individunya juga mentereng, dia berhasil mengoleksi enam penghargaan FIFA Ballon d’Or/Ballon d’Or, serta enam trofi Sepatu Emas Eropa.

Sayang sekali, Messi memang belum mampu mengantarkan Tim Nasional Argentina jadi juara di panggung Internasional. Pencapaian terbaiknya adalah final Piala dunia 2014, saat itu Tim Tango kalah 0-1 dari Jerman di babak final.

Meski demikian, fakta tersebut tak lantas membuat orang-orang meragukan predikat Messi sebagai salah satu yang terbaik. Termasuk salah satu diantaranya adalah Vicente Del Bosque.

Mantan pelatih Real Madrid dan Tim Nasional Spanyol tetap memuji kualitas mengolah bola yang dimiliki Lionel Messi. Bahkan menurut dia, Messi adalah pemain terbaik sepanjang masa.

Bahkan, Del Bosque tak ragu untuk menyebut bahwa kemampuan Messi saat ini sudah melebihi kemampuan seniornya, Diego Maradona.

“Messi adalah pesepak bola dari lingkungan sekitar, dari jalan. Dia memiliki visi bermain, dominan dan dribel yang tidak lagi terlihat di dunia. Messi melakukan dominasi dan dribel di mana dia perlu melakukannya, di dekat atau di area kotak penalti lawan.”

“Dia saat ini adalah pemain terbaik di dunia. Messi adalah pewaris Maradona, dan saya merasa dia sudah melampaui sang master. Messi adalah pemain terbaik sepanjang masa. Mungkin seseorang dapat membantahnya,” ujar Del Bosque.

Selama ini, Messi memang tak hanya dibandingkan dengan Cristiano Ronaldo, tapi juga dengan para legenda besar sepakbola seperti Pele dan Diego Maradona.

Jelang Lawan Barca, Gattuso Puji Messi Lagi

Jelang pertemuan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa melawan Barcelona, pelatih Napoli Gennaro Gattuso melayangkan sanjungan kepada kapten Klub Catalan Lionel Messi.

Napoli sendiri berhasil menyudahi kampanye musim ini dengan kemenangan atas Lazio. Pertandingan yang berlangsung Minggu (2/8) dini hari WIB tadi, berakhir dengan skor telak 1-3.

Tentu saja itu adalah hasil yang memuaskan, namun Napoli mereka harus melupakannya dan kini harus langsung mengalihkan fokus menuju partai versus Barcelona.

Pertandingan tersebut sangat vital bagi Partenopei, karena itu adalah cara mereka untuk mencapai delapan besar Liga Champions Eropa.

Pada leg pertama di San Paolo tiga bulan yang lalu, pasukan Gattuso berhasil menahan imbang Barcelona dengan skor akhir 1-1.

Namun tentu saja tidak mudah bagi Napoli untuk menang pada leg kedua di camp Nou akhir pekan nanti. Mengingat, Raksasa Catalan juga begitu berambisi memenangkan gelar Liga Champions Eropa musim ini.

Nah, terkait pertandingan tersebut, pelatih Gennaro Gattuso melayangkan sanjungan kepada bintang utama sekaligus kapten Barelona, Lionel Messi.

Menurut dia, kapten Timnas Argentina itu adalah pemain yang sangat sulit untuk dikawal.

“Saya hanya bisa menjaga Messi di dalam mimpi saya. Atau jika saya mengatur laga Napoli vs Barcelona di PlayStation anak saya, mencoba mengejar dia ketika saya bermain untuk Milan dengan berat badan lebih rendah 10-15 kilogram dari saat ini,” ujar Gattuso dengan nada bercanda seperti dikutip Goal International.

Meski demikian, legenda Milan ini tetap percaya diri dengan peluang timnya untuk menang di Camp Nou. Apalagi setelah menyasikan performa Koulibaly cs saat mengalahkan Lazio kemarin.

“Saya rasa mereka dua tim yang sangat berbeda. Lazio mencampurkan skill teknik dan fisik. Barcelona semuanya tentang kualitas. Saya rasa akan menjadi aga yang berbeda. Kami tak harus berpikir soal skor atau tidak,”

“Kami harus bermain sebagai tim, percaya bahwa kami bisa memiliki peluang. Kami tahu bahwa itu akan menjadi sebuah usaha. Pikiran kami harus bebas untuk mengeluarkan kualitas kami,” tutur Gattuso.