Bos PSG Mauricio Pochettino menjelaskan mengapa dia mengganti Lionel Messi melawan Lyon

Bos PSG Mauricio Pochettino menjelaskan mengapa dia mengganti Lionel Messi melawan Lyon

Bos PSG Mauricio Pochettino menjelaskan mengapa dia mengganti Lionel Messi melawan Lyon

Manajer Paris Saint-Germain (PSG) Mauricio Pochettino menyebut kekhawatiran cedera sebagai alasan untuk mengganti Lionel Messi di babak kedua saat timnya menang 2-1 atas Olympique Lyonnais. review agen slot

Berbicara setelah pertandingan, Mauricio Pochettino mengatakan mencopot Lionel Messi adalah keputusan yang tepat dengan mengingat pertandingan tim selanjutnya. Bos PSG ingin melindungi pemain barunya dari cedera, karena tim memiliki banyak pertandingan penting yang akan datang. Pochettino mengatakan dalam hal ini:
“Kami membuat keputusan tepat untuk mengganti Messi karena kemungkinan cedera nantinya. Kami memiliki pertandingan penting yang akan datang, dan kami harus melindunginya.”
“Ini adalah keputusan yang dibuat untuk tim, dan semua orang tahu kami memiliki banyak pemain hebat. Kami harus mengambil keputusan ini. Terkadang mereka mungkin dipandang baik, terkadang kurang bagus.”

Lionel Messi melakukan debut kandangnya untuk PSG melawan Lyon pada Minggu (19 September). Pemenang Ballon d’Or enam kali itu ditarik keluar pada menit ke-76 untuk pemain baru lainnya, Achraf Hakimi.

Mauricio Pochettino membuat keputusan aneh untuk mencopot Lionel Messi saat pertandingan imbang 1-1 dan memasukkan bek sayap. Namun, PSG tidak dibiarkan menyesali keputusan mereka, karena Mauro Icardi mencetak gol penentu kemenangan di menit akhir untuk mengamankan kemenangan 2-1 bagi tim.

Pochettino telah menunjuk barisan penyerang melawan Lyon, menampilkan orang-orang seperti Lionel Messi, Neymar, Kylian Mbappe dan Angel Di Maria. Kemenangan tersebut membantu PSG melanjutkan rekor kemenangan 100% mereka setelah enam pertandingan memasuki musim Ligue 1.

Lionel Messi memulai awal yang lambat di PSG

Dapat dimengerti mengapa Lionel Messi meluangkan waktu untuk membiasakan diri dengan lingkungan barunya di PSG. Penyerang berusia 34 tahun itu memulai dengan lambat di tim barunya, setelah menghabiskan hampir dua dekade di Barcelona.

Lionel Messi sejauh ini telah tampil dalam tiga pertandingan untuk PSG, tetapi ia gagal membuka akunnya untuk tim barunya. Dalam tiga pertandingan ini, pemenang Ballon d’Or enam kali hanya menyelesaikan sembilan puluh menit penuh pada satu kesempatan, yang datang melawan Club Brugge di Liga Champions UEFA.

Tujuan utama PSG musim ini adalah memenangkan Liga Champions UEFA. Raksasa Paris telah menandatangani pemain nama besar seperti Lionel Messi, Sergio Ramos dan Gianluigi Donnarumma, yang menjadikan mereka salah satu favorit untuk mengangkat Piala Eropa musim ini.

Kemenangan Pertama Sang Juara Bertahan

Kemenangan pertama sang juara bertahan

Kemenangan pertama sang juara bertahan
London – Lukaku, rekrutan musim panas senilai 97,5 juta Poundsterling dari Inter Milan, telah menunjukkan ancaman golnya di Liga Premier dan kembali mencetak gol dengan gol pertamanya untuk Chelsea dalam kompetisi yang mereka menangkan untuk kedua kalinya melawan Manchester City pada bulan Juni.

Chelsea dipaksa untuk bekerja keras ketika Zenit masuk, tetapi tim asuhan manajer Thomas Tuchel meningkatkan kecepatan setelah turun minum, Lukaku memecah kebuntuan ketika ia menyundul masuk ke tiang jauh dari umpan silang Cesar Azpilicueta pada menit ke-69. review agen slot

Sang juara bertahan pantas mendapatkan kemenangan tetapi Zenit melewatkan peluang bagus untuk merebut satu poin ketika pemain pengganti Artem Dzyuba meluncur melebar dari jarak enam yard saat ia mencoba untuk memanfaatkan umpan silang Sardar Azmoun di akhir pertandingan.

Kemenangan Chelsea bukanlah kejutan mengingat status mereka sebagai pemegang Liga Champions dan awal musim yang mengesankan, tetapi ini menunjukkan bahwa mereka lebih dari bersedia untuk melakukan pekerjaan kotor untuk menyelesaikan pekerjaan saat dibutuhkan.

Dan Lukaku, sang jimat, yang menunjukkan sekali lagi betapa besar perbedaan yang akan dia buat untuk Chelsea dengan memberikan keunggulan yang sering tidak mereka miliki musim lalu, meskipun mereka memenangkan kompetisi elit Eropa di Porto.

Peluang Lukaku terbatas saat Zenit bertahan dengan baik dan dengan ketahanan yang nyata, tetapi dia memanfaatkan kesempatan pertama yang diberikan untuk mencetak gol dengan sundulan yang menjulang.

Chelsea berjuang untuk membuat kesan apa pun di babak pertama tetapi jelas Tuchel telah memerintahkan para pemainnya untuk bergerak maju dan mereka jauh lebih kuat setelah turun minum.

Jika Lukaku adalah penyerang utama, maka bek Antonio Rudiger yang mengatur nada di kedua ujungnya untuk mengangkat fans Chelsea ke dalam Stamford Bridge.

Solskjaer Akui Tak Sepenuhnya Yakin MU Bakal Lolos ke Final

Solskjaer Akui Tak Sepenuhnya Yakin MU Bakal Lolos ke Final

Meski sudah berhasil menang dengan margin empat gol pada leg pertama, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tetap ogah meremehkan peluang AS Roma untuk lakukan comeback pada pertandingan leg kedua di Stadio Olimpico nanti.

Sebagaimana diketahui, Manchester United memang akan bertandang ke Ibu Kota Italia untuk memainkan pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions Eropa melawan tuan rumah AS Roma tengah pekan nanti, Jum’at (07/05). SITUS JUDI SLOT ONLINE TERPECAYA 2021

Sebelumnya, pada pertandingan leg pertama di Old Trafford pekan lalu, pasukan Ole gunnar Solskjaer berhasil menang dengan skor yang sangat meyakinkan, 6-2. Kemenangan tersebut membuat Setan Merah tidak perlu susah payah saat melakoni leg kedua nanti.

Bermain imbang, bahkan kalah 0-1 saja tetap membuat MU lolos ke babak final turnamen tahunan ini. Namun, terkait hal tersebut pelatih Ole Gunnar Solskjaer menegaskan bahwa timnya tidak akan bermain ‘aman’.

“Kami tidak mau hanya sekedar lolos di laga ini,” tegas Solskjaer kepada Manchester Evening News.

Singkatnya, Solskjaer tetap mengintruksikan para pemainnya untuk meraih kemenangan dalam pertandingan leg kedua di markas AS Roma nanti.

“Kami datang ke sana untuk menang. Itu adalah satu-satunya cara bagi kami untuk bermain di laga ini, yaitu untuk menang,” tambahnya.

Tentu saja publik lebih menjagokan MU untuk lolos ke Final jika melihat hasil pada pertemuan leg pertama kemarin. Akan tetapi, Solskjaer mengingatkan kembali apa yang terjadi pada Barcelona, dimana AS Roma berhasil bangkit pada leg kedua setelah tertinggal agregat 4-1 pada leg pertama.

“Semua orang mengatakan bahwa kami sudah lolos, namun kita sudah melihat hal-hal yang tidak terduga. Roma mengalahkan Barcelona di leg kedua ketika kalah 4-1 di leg pertama,”

“Memang kami akan melakukan satu atau tuda pergantian pemain, namun kami harus menembus final dan kami akan berjuang untuk itu,” ujarnya.

Sebenarnya, Manchester United saat ini bisa dikatakan sedang berada dalam kondisi yang sangat bugar, itu karena pertandingan melawan Liverpool akhir pekan kemarin harus tertunda akibat aksi demo besar-besaran para fans di Old Trafford.

Terungkap! Antonio Conte Sempat Nyaris Sepakat Tangani Real Madrid

Terungkap! Antonio Conte Sempat Nyaris Sepakat Tangani Real Madrid

Bek andalan Inter Milan, Achraf Hakimi mengungkapkan sebuah fakta yang tidak diketahui kebanyakan orang bahwa manajernya di Giuseppe Meazza, Antonio Conte ternyata sempat nyaris saja sepakat untuk menangani raksasa La Liga, Real Madrid.

Sebelumnya, mari kita berbicara sedikit tentang Inter Milan yang selama bertahun-tahun sempat berada dalam periode sulit bahkan untuk bersaing merebut satu tempat di empat besar klasemen akhir saja mereka tak mampu. SITUS JUDI SLOT ONLINE TERPERCAYA 2021

Perlahan, Nerazzurri pun mulai bangkit, dan performa yang jauh lebih baik ditunjukkan Inter Milan sejak ditangani oleh Antonio Conte. Pada musim pertamanya sebagai pelatih, eks Juventus itu membawa klub finish di posisi ke-2 pada klasemen akhir.

Sedangkan pada musim keduanya atau di musim 2020/21 ini, Conte pun membawa Inter Milan benar-benar meraih gelar Scudetto untuk pertama kalinya sejak tahun 2010 silam, 11 tahun!

Dengan kesuksesan tersebut, periode paceklik Inter Milan tak hanya berakhir, tapi juga mengakhiri dominasi Juventus di pentas Serie A yang telah berlangsung selama 9 tahun terakhir.

Mengenai pencapaian besar itu, Achraf Hakimi mengaku sangat bangga bisa jadi bagian dari sejarah.

“Inter telah menciptakan proyek hebat untuk memenangkan kejuaraan ini dan saya sangat bangga dapat membantu membuat sejarah klub,” kata Hakimi kepada Onda Cero.

Secara pribadi, Achraf Hakimi merasa bahwa performanya mengalami peningkatan yang cukup pesat, dimana ini menurutnya tak lepas dari peranan seorang Antonio Conte.

“Conte telah membuat saya bekerja secara defensif, dan saya sangat menghargai ini, karena kemampuan saya telah meningkat. Ia pelatih yang menuntut yang banyak mengerjakan taktik,” seru Hakimi.

Nah, saat berbicara tentang sang juru taktik, Hakimi membeberkan fakta bahwa ternyata Conte sempat nyaris sepakat untuk menangani Real Madrid di tahun 2019 lalu.

“Ia mengatakan kepada saya bahwa ia hampir menandatangani kontrak dengan Real Madrid. Akan tetapi kemudian negosiasi gagal,” ungkap Hakimi.

Sebagai informasi, Conte memang sempat menganggur di sepanjang musim 2018/19, tepatnya setelah dia dipecat oleh Chelsea.

Meski Pernah Menang, MU Disarankan Tak Anggap Remeh Leeds United

Meski Pernah Menang, MU Disarankan Tak Anggap Remeh Leeds United

Salah seorang penggawa andalan Manchester United, Freed menyarankan rekan-rekannya untuk tidak memandang sebelah mata Leeds United saat bersua akhir pekan besok.

Sebagaimana diketahui, Manchester United memang akan bertandang ke Elland Road Stadium guna memainkan Matchdays ke-33 Premier League melawan tuan rumah Leeds United.

Faktanya, ini adalah pertemuan kedua antara Manchester United melawan Leeds United di musim 2020/21 ini. Pada pertemuan pertama di Old Trafford, skuat arahan Marcelo Bielsa dibabat habis Setan Merah dengan skor telak 2-6. DAFTAR SBOBET

Soal kemenangan besar dalam pertandingan tersebut, gelandangn Manchester United, Fred mengakui bahwa timnya memang tampil luar biasa saat itu.

“Saya tidak tahu apakah laga itu merupakan penampilan terbaik kami, namun hasil 6-2 itu merupakan hasil yang bagus,” kata Fred di laman resmi MU.

Namun, di satu sisi Fred juga menegaskan bahwa sebenarnya Leeds United memberikan perlawanan yang cukup sengit sejak menit pertama dalam pertandingan tersebut, hanya saja Setan Merah sukses mengantisipasi performa apik tim tamu.

“Mereka adalah alwan yang sangat sulit untuk dihadapi. Mereka bermain dengan intensitas tinggi, mereka sangat kuat dan terus menyerang,”

“Pada laga itu, kami berhasil menang karena terbantu dua gol awal Scott [McTominay] sehingga kami bisa mengontrol jalannya pertandingan,” tambahnya.

Karena alasan tersebutlah, pemain asal Brazil merasa bahwa Leeds United sama sekali tak layak untuk diremehkan pada pertemuan kedua di Elland Road akhir pekan besok. Fred mengaku timnya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk partai tersebut.

“Kami sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan ini. Kami tahu cara mereka bermain, dan kami akan memberikan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan ini,” ujarnya.

Kemenangan tentu saja penting bagi Manchester United dalam pertandingan nanti, dimana dengan begitu mereka juga berpeluang memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Manchester City.

Sedangkan di satu sisi, Leeds United memang bukan lawan yang mudah. Akhir pekan kemarin mereka berhasil menahan imbang Liverpool, bahkan pernah juga mengalahkan Manchester City beberapa pekan lalu.

Tottenham Hotspur Resmi Pecat Jose Mourinho

Tottenham Hotspur Resmi Pecat Jose Mourinho

Setelah kurang dari satu setengah musim, pada akhirnya Jose Mourinho harus menyudahi kisahnya sebagai pelatih Tottenham Hotspur. Ya, pria asal Portugal tersebut baru saja resmi dipecat dari kursi pelatih Tottenham Hotspur.

Adapun, Jose Mourinho sendiri mulai menangani Tottenham Hotspur sejak Noveber 2019 lalu. Saat itu, pria asal Portugal memang ditunjuk untuk menggantikan Mauricio Pochettino yang sebelumnya didepak dari kursi manajer.  POKER ONLINE TERPERCAYA 2021

Sejak saat itu sampai sekarang, mantan pelatih Real Madrid ini memang belum mampu membawa Tottenham tampil mengesankan, bahkan saat ini The Lily Whites masih terjebak di peringkat ke-7 pada klasemen sementara Premier League.

Situasi tersebut tampaknya tak disukai oleh manajemen klub yang akhirnya mengambil keputusan tegas dengan mendepak Mourinho dari kursi manajer.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Tottenham Hotspur lewat pernyataan resminya, dimana Mourinho beserta para staffnya telah resmi dipecat.

“Pihak klub mengumumkan bahwa Jose Mourinho dan para staff pelatihnya, Joao Sacramento, Nuno Santos, Carlos Lalin dan Giovanni Cerra telah dibebaskan dari tugas mereka,” bunyi pernyataan resmi Tottenham.

Chairman Tottenham Hotspur, Daniel Levy mengakui bahwa sebenarnya dia cukup senang bekerja dengan Jose Mourinho, hanya saja hasilnya memang tak sesuai harapan sehingga tak banyak yang bisa dilakukan.

“Jose dan para staff pelatihnya telah bersama kami di saat-saat tersulit klub ini. Jose adalah seorang pelatih profesional yang menunjukkan kegigihannya selama pandemi,”

“Di level personal, saya sangat senang bekerja dengannya dan saya menyayangkan bahwa segalanya tidak berjalan dengan baik. Namun ia selalu diterima di klub ini, dan kami berterima kasih atas kontribusi yang ia dan tim pelatihnya berikan,” demikian pernyataan resmi Daniel Levy.

Mengingat saat ini sudah memasuki akhir musim, Tottenham masih belum akan menunjuk pelatih baru. Untuk sementara itu, klub akan mempercayakan posisi manajer kepada Ryan Mason, namun itu sifatnya hanya sementara saja.

Banyak yang percaya bahwa pihak Tottenham Hotspur baru akan mencari manajer anyar pada musim panas mendatang, tepatnya setelah kampanye musim 2020/21 ini berakhir.

Rodrigo Bentancur Masih Pede Juve Kejar Inter Milan

Rodrigo Bentancur Masih Pede Juve Kejar Inter Milan

Salah seorang gelandang andalan Juventus, Rodrigo Bentancur merasa masih ada peluang bagi timnya untuk mengejar jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Inter Milan.

Juventus sendiri baru saja berhasil mengantongi tiga poin tambahan pada Giornata ke-30 Serie A Italia musim 2020/21 ini usai mengalahkan Genoa dengan skor telak 3-1.

Berkat kemenangan tersebut, sang juara bertahan saat ini sudah mengumpulkan tak kurang dari 62 poin dalam 30 pertandingan. Dengan jumlah tersebut, faktanya Juventus hanya tertinggal satu poin saja dari AC Milan yang menempati urutan ke-2.

Meski demikian, Juventus juga masih terpaut cukup jauh yakni 12 poin dari Inter Milan yang ada di puncak klasemen. Meski jarak yang memisah cukup jauh, Peluang Bianconeri untuk menyalip Nerrazurri memang belum tertutup sepenuhnya.

Ya tentu saja secara matematis masih ada peluang bagi Juventus untuk mengejar jarak dengan Inter Milan, karena alasan tersebut Rodrigo Bentancur masih ogah mengibarkan bendera putih dalam perburuan Scudetto musim ini.

“Bagaimanapun, bahkan Scudetto, meskipun itu jauh, secara matematis masih dalam jangkauan kita. Kami harus terus memenangkan setiap pertandingan agar bisa mencapai hasil maksimal di akhir musim,” cetusnya pada Sky Sport Italia.

Lebih lanjut, meskipun merasa senang dengan kemenangan yang diraih timnya atas Genoa, tapi Bentancur tak sepenuhnya puas karena tim lawan mampu mencetak satu gol balasan di babak kedua. DAFTAR POKER ONLINE TERBARU 2021

Terlepas dari itu, pemain Uruguay ini percaya pelatih Andrea Pirlo akan segera memperbaiki hal tersebut.

“Di babak pertama kami melakukannya dengan sangat baik dalam hal mentalitas. Kami banyak berkembang, tapi kami masih harus menjadi lebih baik. Di babak kedua kami menurun, kami menyerahkan bola dan kebobolan,”

“Kami tahu kami harus melakukan pekerjaan di babak pertama selama pertandingan berlangsung. Pirlo belum memberi tahu apa-apa tentang ini sekarang, tapi ia pasti akan melakukannya pada hari Selasa, saat kami kembali berlatih,” seru Bentancur.

Adapun dalam pertandingan selanjutnya, Juventus akan berhadapan dengan lawan yang cukup kuat yakni Atalanta.

Gerard Pique Bertekad Pulih Sebelum El Clasico Jilid 2

Gerard Pique Bertekad Pulih Sebelum El Clasico Jilid 2

Pertandingan El Clasico selalu memiliki tempat yang spesial di hati para pemain Barcelona, tak terkecuali pemain senior seperti Gerard Pique. Untuk itulah sang bek bertekad pulih cepat agar bisa tampil dalam pertandingan melawan Real Madrid.

Sebagaimana diketahui, Gerard Pique yang merupakan jantung pertahanan Barcelona telah mengalami cedera lutut yang membuatnya absen selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Cedera tersebut sendiri didapati sang pemain dalam pertandingan leg kedua semifinal Copa Del Rey melawan Sevilla pada bulan Maret lalu.

Tentu saja cedera tersebut membuat Pique harus melewatkan beberapa pertandingan, tapi untung saja tidak begitu banyak laga bersama Barcelona yang dia lewati dikarenakan jeda Internasional sempat berlangsung akhir bulan kemarin.

Meski demikian, kondisi sang bek sampai saat ini belum pulih betul, belum ada kejelasan tentang kapan Pique pulih sepenuhnya dan menjalani comeback.

Yang jelas, Barcelona sendiri masih ditunggu beberapa pertandingan penting, termasuk diantaranya duel melawan sang rival abadi, Real Madrid dalam lanjutan La Liga Spanyol pada Minggu Besok (11/04).

Terkait dengan pertandingan tersebut, Gerard Pique berharap dirinya bisa pulih dan tampil dalam pertandingan yang dikenal dengan istilah ‘El Clasico’.

“Saya akan mencoba agar bisa main melawan Real Madrid. Saya menjalaninya dari hari ke hari. Saya mencoba pulih sesegera mungkin, tapi bukan cuma karena akan menghadapi Real Madrid.” ujar Gerard Pique seperti dikutip Marca.

Kehadiran Pique tentu saja diharapkan juga oleh skuat Barcelona karena bagaimanapun pasukan Ronald Koeman masih berjuang merebut puncak klasemen dari tangan Atletico Madrid.

Sebagai informasi, saat ini raksasa Catalan berada di peringkat ke-2 pada klasemen sementara. DI posisi tersebut, Lionel Messi dan kolega sudah mengumpulkan 62 poin dari 28 pertadingan musim ini.

Dengan raihan 62 poin itu, Barcelona masih tertinggal empat angka dari Atletico Madrid yang sekarang memimpin klasemen.

Selain La Liga, Barca juga masih berpeluang meraih gelar Copa Del Rey. Sedangkan peluang mereka di Liga Champions telah kandas sejak kekalahan telak dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar.

DAFTAR SITUS ONLINE JUDI TERBAIK

Van Nistelrooy Tegaskan Tak Mudah Jadi Striker MU

Van Nistelrooy Tegaskan Tak Mudah Jadi Striker MU

Legenda Belanda, Ruud Van Nistelrooy belum lama ini berbagi sedikit tentang pengalamannya saat masih menjadi pemain Manchester United. Yang bersangkutan pun mengakui bahwa tidak mudah mengemban tugas sebagai Striker Setan Merah.

Seperti diketahui, Manchester United memang memiliki masalah yang bisa dikatakan cukup serius pada lini serang mereka saat ini, pasalnya klub tidak memiliki penyerang tengah yang berkualitas selama beberapa tahun terakhir.

Setelah Romelu Lukaku memutuskan hengkang ke Inter Milan dua tahun lalu, Solskjaer lebih sering mengandalkan Anthony Martial untuk jadi penyerang tengah, namun performa pemain Prancis kurang menggigit pada posisi tersebut.

Tentu saja ini sangat disayangkan karena dalam sejarahnya, Manchester United selalu memiliki barisan penyerang tengah yang jempolan, sebut saja salah satunya Ruud Van Nistelrooy.

Legenda asal Belanda tersebut telah diakui sebagai salah satu striker tersukses dalam sejarah Manchester United, dimana dia mempersembahkan sejumlah gelar untuk Setan Merah.

Namun, Nistelrooy sendiri menegaskan bahwa tidak pernah mudah bagi siapapun mengemban tugas sebagai ujung tombak Manchester United.

“Ya, menjadi penyerang United itu membutuhkan tanggung jawab yang besar,” kata Van Nistelrooy kepada FIVE.

Tekanan yang dirasakan pada posisi tersebut sangat berat, mengingat Manchester United sendiri adalah klub besar yang diharapkan selalu bisa meraih gelar juara tiap musimnya dan memenangkan tiap laga.

“Ketika anda pertama kali datang ke klub, semua orang menyambut anda dengan baik. Semua orang memberikan aura yang positif dan itu hanya permulaan saja,”

“Setelah satu atau tdua musim, anda mulai merasakan tekanannya. Anda mulai merasa bahwa anda punya tanggung jawab yang besar di setiap pertandingan,”

Bagi Nistelrooy, tekanan berat baru dirasakan seorang striker ketika dia tidak bisa mencetak gol dalam jangka waktu yang lama.

“Anda akan mendapatkan tekanan yang besar, terutama ketika ekspektasi pada anda semakin besar dan ada juga media yang mengamati anda,”

“Satu pertandingan anda tidak mencetak gol maka itu akan menjadi masalah besar. Inilah tekanan yang harus dihadapi dan ada tanggung jawab yang besar harus anda emban,” ujarnya. DAFTAR SBOBET TERBARU 2021

Celotehan Jose Mourinho Jelang Duel Lawan Arsenal

Celotehan Jose Mourinho Jelang Duel Lawan Arsenal

Akhir pekan besok, akan ada pertandingan menarik antara dua klub London Utara, yakni Arsenal melawan Tottenham Hotspur. Nah, jelang duel tersebut Jose Mourinho selaku pelatih Tottenham mengungkapkan ‘celotehannya’.

Adapun, Tottenham Hotspur dan Arsenal memang merupakan rival sekota, mengingat mereka sama-sama merupakan klub London Utara. Setiap pertemuan derby London Utara, laga selalu diwarnai dengan tensi tinggi.

Pada kampanye musim 2020/21 ini, Arsenal tidak begitu bagus di ajang Premier League, mereka berada di posisi ke-10, atau tertinggal 7 poin dari Tottenham Hotspur yang menduduki peringkat ke-7.

Namun tentu saja, The Gunners masih bisa mengejar ketertinggalan ini sebelum kampanye musim 2020/21 ini berakhir, terlebih kedua tim akan saling berhadapan dalam lanjutan Premier League.

Duel tersebut sendiri rencananya akan digelar pada Minggu besok, 14 Maret 2021.

Tentu saja pertandingan nanti akan berlangsung sengit seperti biasanya, terlebih lagi Arsenal kerap kali memberikan kesulitan bagi tim-tim papan atas.

Mengenai itu, manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho tidak merasa bahwa duel nanti sebagai duel yang akan seru bagi kedua tim, hal tersebut karena Arsenal saat ini masih berjuang di klasemen bawah.

“Saya melihat ke atas, tidak melihat ke bawah. Jika Arsenal unggul tujuh poin di atas kami, saya akan melihat mereka. Tapi karena kami unggul tujuh poin dari mereka, saya tidak melihat ke bawah,”

“Namun pada saat yang bersamaan, kami selalu melihat ke laga berikutnya. Dan jika alih-alih Arsenal itu [Aston] Villa atau Newcastle, pertandingan berikutnya rasanya sama,” ujar Mourinho dikutip dari Metro.

Profil Bruno Fernandes – Kendati begitu, pelatih asal Portugal tidak bermaksud untuk tidak hormat terhadap Arsenal, apalagi selama ini The Gunners adalah salah satu tim yang memiliki nama besar di Premier League.

“Saya ingin bersikap hormat, tidak ingin mengarah ke sana. Saya sangat bangga bisa berada di Tottenham. Saya merasa setiap harinya bahwa saya bekerja di klub besar,”

“Namun, terlepas dari persaingan antara kami dan Arsenal, saya ingin tetap menghormati. Arsenal adalah klub besar dengan sejarah besar, seperti kami, mereka tengah berusaha membangun masa depan yang lebih baik. Saya menghormati mereka,” pungkasnya.